Sabtu, 08 Februari 2014

KEISTIMEWAAN BAHASA ARAB

Diantara keistimewaan bahasa arab adalah kaya akan kata-kata, misalkan pada dhomir (kata ganti). Berbeda dengan bahasa Indonesia yang hanya memiliki 7 kata ganti (dia, kamu, kalian, mereka, kami, kita, dan saya)), di dalam bahasa Arab kata gantinya ada 12. Antara kata ganti untuk dua orang dengan lebih dari dua orang dibedakan di dalam bahasa Arab, tidak terdapat pada bahasa Indonesia bahkan pada bahasa Inggris (read : Bahasa Internasional).

Di antara keistimewaan bahasa arab juga adalah singkat dan padat, misalnya, jika kita ingin mengungkapkan "dia sedang menulis", maka cukup dengan menggunakan kalimat yaktubu dan ini sekaligus menunjukkan bahwa yang sedang menulis itu adalah seorang laki-laki, adapun jika yang menulisnya itu seorang perempuan, maka kita gunakan kalimat taktubu sajaSingkat dan padat. Dan banyak lagi keunggulan bahasa arab di atas bahasa lain.
Pada pelajaran kali ini, kita akan membahas tentang tentang dhomir, fi'il madhi, fi'il mudhori'.
Berikut penjelasannya:
Dhomir = kata ganti, seperti dia, kamu, mereka, dll.
Fi'il Madhi = kata kerja lampau, bermakna telah.
Fi'il Mudhori' = kata kerja sekarang atau yang akan datang


Tabel 1 : Dhomir, Fi'il Madhi, dan Fi'il Mudhori'

Keterangan:

  • Kolom paling kanan menunjukkan dhomir dalam keadaan rofa'.

  • Kemudian di sebelahnya ada kolom "arti" yang merupakan arti dari masing-masing dhomir.

هُوَ (huwa) = Dia (1 lk)
هُمَا (huma) = Mereka (2 lk)
هُمْ (hum) = Mereka (> 2 lk)
هِيَ (hiya) = Dia (1 pr)

dst...

  • Kolom berikutnya (nomor 2 dari kanan) adalah fi'il madhi dari masing-masing dhomir.
    Karena arti kata fa'ala = melakukan, maka:
فَعَلَ (fa'ala) = dia (1 lk) telah melakukan
فَعَلاَ (fa'alaa) = mereka (2 lk) telah melakukan
فَعَلوُاْ (fa'aluu) = mereka (>2 lk) telah melakukan
فَعَلَتْ (fa'alat) = dia (1 pr) telah melakukan

dst...


  • Kolom paling kanan menunjukkan fi'il mudhori' dari masing-masing dhomir.
ُيَفْعَلَ (yaf'alu) = dia (1 lk) sedang/akan melakukan
يَفْعَلاَنِ (yaf'alaani) = mereka (2 lk) sedang/akan melakukan
يَفْعَلوُنَ (yaf'aluuna) = mereka (>2 lk) sedang/akan melakukan
تَفَعَلُ (taf'alu) = dia (1 pr) sedang/akan melakukan

dst...

Hafalkan tabel 1 di atas secara berurutan (dari atas ke bawah) berserta artinya, tentunya dengan cara Anda sendiri


Ada beberapa catatan yang perlu disampaikan:
Catatan 1:


Fi'il madhi memiliki banyak pola (wazan), diantaranya adalah fi'il tsulasi mujarrod (fi'il yang tersusun dari tiga huruf).
Fi'il madhi tsulasi mujarrod ini memiliki 6 macam pola, yaitu:
·         Fa'ala - yaf'alu (seperti pada contoh di atas)
·         Fa'ala - yaf'ulu
·         Fa'ala - yaf'ilu
·         Fa'ila - yaf'alu
·         Fa'ila - yaf'ilu
·         Fa'ula - yaf'ulu


Perhatikan bahwa fi'il madhi yang berpola fa'ala memiliki tiga kemungkinan fi'il mudhori' (yaitu yaf'alu, yaf'ulu, dan yaf'ilu). Fi'il madhi yang berpola fa'ila memiliki dua kemungkinan fi'il mudhori' (yaitu yaf'alu dan yaf'ilu).

Sementara fi'il madhi yang berpola fa'ula hanya memiliki satu kemungkinan fi'il mudhori' (yaitu yaf'ulu).

Misalkan kata "kataba" 
كَتَبَ yang berpola fa'ala, ada 3 kemungkinan fi'il mudhori', yaitu yaktabu, yaktubu, atau yaktibu. Mana yang benar?
Jawabannya: yaktubu.

Sementara kata "fataha" 
فَـتَحَ fi'il mudhori'nya yaftahu. Kenapa tidak yaftuhu? Padahal sama-sama berpola fa'ala seperti kata "kataba". Jawabanya: karena di kamus seperti itu.

Adapun kata "hasuna" 
حَسُنََ fi'il mudhori'nya pasti yahsunu, karena pola fa'ula hanya memiliki satu kemungkinan, yaitu yaf'ulu.

Catatan 2


Selain fi'il tsulasi mujarrod, ada lagi fi'il tsulasi maziid, yaitu pola fa''ala, faa'ala, af'ala, ifta'ala, infa'la, tafaa'ala, tafa''ala, if'alla, istaf'ala, if'au'ala, if'awwala, dan if'aalla.

Ada juga fi'il ruba'i mujarrod, yaitu fa'lala, dan terakhir fi'il ruba'i mazid, yaitu tafa'lala, if'anlala, dan if'allala.

Masing-masing memiliki pola fi'il mudhori' tersendiri. Pada pelajaran shorof 2 ini, kita batasi pembahasan fi'il hanya fi'il tsulatsi mujarrod saja.

Catatan 3 (penting!)

Tabel di atas itu adalah contoh dari fi'il tsulatsi mujarrod yang berpola fa'ala - yaf'alu. Jika pola fi'ilnya fa'ila - yaf'alu, maka tinggal mengganti harokat tengahnya, misalnya kata سَمِعَ - يَسْمَعُ (sami'a - yasma'u) = mendengar,
cara mentasrif fi'il madhinya:

سَمِعَ (sami'a) = dia (1 lk) telah mendengar
سَمِعاَ (sami'aa) = mereka (2 lk) telah mendengar
سَمِعُوا (sami'uu) = mereka (> 2 lk) telah mendengar
سَمِعَتْ (sami'at) = dia (1 pr) telah mendengar
سَمِعَـتَا (sami'ataa) = mereka (2 pr) telah mendengar
سَمِعْنَ (sami'na) = mereka (> 2 pr) telah mendengar
سَمِعْتَ (sami'ta) = kamu (1 lk) telah mendengar
سَمِعْـتُـمَا (sami'tumaa) = kalian (2 lk) telah mendengar
سَمِعْـتُـمْ (sami'tum) = kalian (> 2 lk) telah mendengar
سَمِـعْـتِ (sami'ati) = kamu (1 pr) telah mendengar
سَمِـعْـتُـمَا (sami'tumaa) = kalian (2 pr) telah mendengar
سَمِعْــتُـنَّ (sami'tunna) = kalian (> 2 pr) telah mendengar
سَمِعْـتُ (sami'tu) = saya telah mendengar
سَمِـعْناَ (sami'naa) = kami/kita telah mendengar


cara mentasrif fi'il mudhori'nya:

يَسْمَعُ (yasma'u) = dia (1 lk) sedang/akan mendengar
يَسْمَعَانِ (yasma'aani) = mereka (2 lk) sedang/akan mendengar
يَسْمَعُونَ (yasma'uuna) = mereka (>2 lk) sedang/akan mendengar
تَسْمَعُ (tasma'u) = dia (1 pr) sedang/akan mendengar
تَسْمَعانِ (tasma'aani) = mereka (2 pr) sedang/akan mendengar
يَسْمَعْنَ (yasma'na) = mereka (> 2 pr) sedang/akan mendengar
تَسْمَعُ (tasma'u) = kamu (1 lk) sedang/akan mendengar
تَسْمَعَانِ (tasma'aani) = kalian (2 lk) sedang/akan mendengar
تَسْمَعُونَ (tasma'uuna) = kalian (> 2 lk) sedang/akan mendengar
تَسْمَعِينَ (tasma'iina) = kamu (1 pr) sedang/akan mendengar
تَسْمَعانِ (tasma'aani) = kalian (2 pr) sedang/akan mendengar
تَسْمَعْنَ (tasma'na) = kalian (> 2 pr) sedang/akan mendengar
أسْمَعُ (asma'u) = saya sedang/akan mendengar
نَسْمَعُ (nasma'u) = kami/kita sedang/akan mendengar


Tabel 2 di bawah ini merupakan contoh-contoh fi'il madhi dengan mudhori'nya yang berpola fa’ula – yaf’ulufa’ila – yaf’alufa’ala – yaf’ulufa’ala – yaf’alu
Tabel 2: Kosakata





Coba Anda tasrif salah satu kata di dalam tabel tersebut (baik fi'il madhi atau mudhori'nya). Selamat mencoba.

(selesai)

KRITERIA MANISNYA KEIMANAN

“Tiga kriteria yang apabila ada di dalam dirinya, maka dia akan mendapatkan manisnya keimanan, yaitu:
1.      Menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai yang paling dicintai daripada selain keduanya
2.      Mencintai seseorang karena Allah, dan

3.      Benci kalau dia kembali kepada kekafiran sebagaimana dia tidak suka dimasukkan ke dalam api neraka. (H.R. Bukhari)

RENUNGAN JIWA

Sekali cinta Allah merengkuhmu
Cinta itu tak akan melepaskanmu!
Hasrat kita pada Allah
Terinspirasi oleh cinta-Nya

Bertanyalah seseorang pada Tuhan:
“Cinta itu apa?”

Tuhan menjawab:
“Kau akan ketahui bila kau tersessat di dalam diriku”

Seorang kekasih tidak pernah mencari tanpa dicari oleh kekasihnya.
Ketika cinta Allah tumbuh di hatimu, tak diragukan lagi Allah mencintaimu


-Jalaluddin Rumi-


Ketika melihat seseorang meminta sesuatu kepada orang lain, maka Syuraih Al- Qadhi menasihatinya: “Wahai putera saudaraku, barangsiapa meminta kepada orang lain untuk suatu hajat, maka dia mempersiapkan dirinya untuk diperbudak. Bila diberi, maka ia beli, bila ditolak keduanya menjadi hina. Yang satu karena kikirnya, yang satu karena ditolak. Ketahuilah bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah, tidak ada pertolongan kecuali dari Allah.”

12 KEMULIAAN PERSAUDARAAN DALAM IMAN DAN ISLAM

      1.      Ta’aruf (saling mengenal)
      2.      Tahaabuh (saling cinta)
      3.      Tafahum (salng memahami)
      4.      Tana’asuh (saling menasehati)
      5.      Takaarum (saling menghormati)
      6.      Ta’awun (saling tolong menolong)
      7.      Tahaduu (saling memberikan)
      8.      Tadaau (saling mendoakan)
      9.      Tahafudz (saling menjaga kehormatan)
      10.  Tazaawur (saling mengunjungi)
      11.  Tasholuh (saling mendamaikan)

      12.  Ta’afu (saling memaafkan)

REFLEKSI PERJALANAN DAKWAH

saudaraku...
sekian lama kita bersama, sekian lama kita bekerja, sekian lama kita berbagi rasa, maka adalah suatu keharusan bagi kita untuk kembali mnengok perjalanan dakwah kita di Komisariat Dakwah ini...

saudaraku yang mengemban amanah dakwah!
kita adalah para pemuda...yang sejak dulu merupakan pilar kebangkitan. dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan salah satu pilar kebangkitannya. dalam setiap fikrah, kita adalah pengibar panji-panjinya. dari sisi sesungguhnya, banyk kewajiban kita, semakin besar hak-hak umat yang harus berpikir panjang, banyk beramal, bijak dalam bersikap dan maju untuk menjadi penyelamat. sehingga kita mampu menunaikan kewajiban terhadap hak-hak umat dengan sempurna. Insya Allah...

saudaraku...
kita seringkali gagal dalam mencaai cita-cita dan harapan. bagaimana tidak?!? sebuah pemikiran akan berhasil diwujudkan manakal rasa keyakinan kita kuat padanya, manakala kita ikhlas dalam memperjuangkannya, bersemangat dalam merealisaikannya, dan kesiapan untuk beramal dan berkrban untuk mewujudkannya.
berkorbanlah dengan apa saja yang kita miliki, baik berupa jiwa, harta, kesungguhan, dan waktu tanpa ragu. bersabarlah dalam menunggu perputan zaman, yang mampu melakukan hal itu hanyalah orang-orang yang berbekal keimanan dan selalu mengutamakan apa yang ada di sisi Allah swt.

saudaraku...
dakwah tak pernah mengenal sikap ganda. ia hanya mengenal satu sikap yaitu totalitas! siapa yang bersedia untuk itu, maka ia harus hidup bersama dakwah dan dakwahpun melebur dalam dirinya. sebaliknya, barangsiapa yang lemah dalam memikul beban ini, maka ia terhalang besar para mujahid dan tertinggal bersama orang-orang yang duduk. lalu, Allah swt mengganti mereka dengan generasi lain yang mereka lebih sangguh memikul beban dakwah ini. 

saudaraku...
dakwah bukan hanya sekedar membangun sebuah rumah kardus yang rapuh. bukan pula merupakan pekerjaan sambilan yang bisa dikala waktu senggang. dakwah adalah proyek terbesar di dalam membangun sebuah peradaban. akan tetapi, proyek ini tidak akan pernah bisa tegak tanpa adanya kekuatan gerakan dakwah yang berlandaskan pada kekuatan amal jama'i dan koordinasi yang solid.

saudaraku...
dakwah tak mengenal kata akhir!!! karena, ia akan berjalan menemui sagala zaman dan episode kehidupan. dakwah tak mengenal kata lelah, karena ia akan terus bergerak meninggalkan generasi yang lalai dalam mengemban amanah. dakwah tak mengenal istirahat, karena ia membutuhkan generasi yang mempunyai ruhul jihad tanpa batas. dakwah tak mengenal kata mundur karena ia akan terus bergerak maju menembus batas-batas dan meruntuhkan keangkuhan hidup. dakwah tak mengenal kata gagal karena ia hanya mengenal kata usaha dan niat yang ikhlas.

saudaraku...
perjuangan itu hanya akan digagas oleh orang-orang cerdas, dilaksanakan oleh orang-orang yang ikhlas dan dimenangkan oleh orang-orang yang sabar. sesungguhnya kemenangan itu berada ditenagh-tengah kesulitan, dan kesabranlah kunci dari itu semua. oleh karena itu, bersegeralah memperbaharui kesiagaan kita dan berusaha menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya agar kita terhindar dari keimanan dan penyesalan yang tiada putus-putusnya. disinilah langkah kita berpadu, untuk masa depan yang penuh dengan cahaya Ilahi.

saudaraku...

jika kita semua sepakat bahwa dakwah adalah kebutuhan kita bersama, maka kita ada alasan sedikitun bagi kita untuk tidak memberikan yang terbaik untuk jalan dakwah ini. salam jihad for my brother and sister. we always love you cause Allah. keep on fighting in Allah way... Allahu Akbar...

CURHAT IKHWAN KEPADA AKHWAT

Bismillahirrohmanirrohim

Tau kenapa ane malas, gak bukan malas, tapi rada enggan nge add cewek ????

Bukan gak mau temenan sama cewek, atau gak suka sama cewek, bukan, sama sekali bukan itu.

Asal ukhty-ukhty tau, di dunia maya ini, mata ane sering berKHIANAT, suka gak suka, mau gak mau. Begitulah fakta berbicara.

Ane bukan lelaki suci, dengan hati putih bersih tak ternoda.

Ane juga bukan seSholeh yang ukhty kira, yang terlepas dari nafsu dunia.

Buka beranda Fb, wah wah wah. Aneka foto bertebaran di dunia maya. Yang lagi senyum, manyun, pasang aksi pasang gaya. Sampai yang buka-bukaan aurat pun ada. Astaghfirullah.

Jangan salahkan ane kalo kadang ane menyempatkan diri, untuk "Sekadar MENGINTIP" ke album ukhty.

Melihat koleksi pp ukhty yang kadang membuat hati ini "Sedikit" hmmm.....

Sekali lagi ukhty, hati ane masih sekotor lumpur. Kadang ane juga menyempatkan diri buat COPAS beberapa foto ukhty buat koleksi pribadi. Ya ane salah ukhty, tapi salah siapa yang duluan memajang foto-foto yang "INDAH2" dengan full akses tanpa proteksi???.

Sekali lagi ukhty, ane bukan lelaki suci. Kadang ane juga "Bermasalah" dalam menjaga hati

Godaan di kanan kiri, depan belakang. Gak di dunia nyata, eh di dunia maya kecipratan juga.

Ukhty fillah, ukhty bilang pada kami kaum adam agar menundukkan pandangan. Menjaga kehormatan para ukhty.

Tapi mengapa ukhty???

Kadang ukhty, maaf "Tebar Pesona" dengan PP yang menggoda.

Kami tau ukhty, wanita suka dibilang CANTIK, dan faktanya adalah semua wanita cantik ukhty.

Bukan senyum menawan yang membuatmu cantik

Bukan gaya gemulai yang membuatmu menarik ukhty.

Tapi keteguhan hatimu menjaga HIJAB dan AURATmu

Keistiqomahanmu menjalankan perintah Rabbmu

Keindahan budi pekertimu ukhty.

Itu yang membuatmu CANTIK, bukan RAGA yang kau umbar sepuas rasa.

Duhai ukhty. Jagalah kehormatanmu seperti yang diperintahkan oleh RABBmu

Teguhlah slalu dengan hijabmu

Agar kami para ikhwan, menghormatimu

Agar kami tidak mengambil kesempatan darimu.

Dari ikhwan yang masih peduli padamu.

TIPS MAU PDKT (PENDEKATAN) HARAP BACA INI!


Hmm… Dari judulnya sudah mencurigakan..
Sambil nebak2 siapa ya yang bakalan baca dan komen.. (hhee…^^)
Judulnya aja dah provokatif banget..
Hayo ngaku.. siapa yang lagi PDKT dengan seseorang..???
Nah, Sob.  Ini adalah oleh2 buat kalian dari pelajaran psikologi singkat yang ane ikutin seharian ini.
Silakan dinikmati, dipahami dan langsung diaplikasikan.
Bahasan di bawah ini seputar tipologi manusia,, atawa tipe2 seseorang.
Apa pentingnya??
Siapa sih yang ga mau kenal lebih mendalam dengan seseorang.. ??
Siapa sih yang ga mau bisa dekat dengan orang lain..??
Siapa sih yang ga mau menjalin hubungan dengan baik dengan seseorang..??
Nah buat nt nih sebagai DAI yang notabene kerjaannya mendakwahi (yang pasti ke orang juga..masa’ ke kucing tetangga.. ^^). Butuh banget pengetahuan tentang tipe seseorang. Gimana nih cara mendekati ODF (Objek Dakwah Fardhiyah) kita agar bisa nempel gitu. Kan jadi gampang buat ‘mencuci otak’ nya. (hhee.. jangan mau kalah dengan NII boy..)
Eh, ternyata muqaddimahnya dah cukup panjang ya.
Okelah .. Langsung Check it out..!!!

Sejarahnya:
Diawali dengan konsep Empedodes, 444 S.M : Katanya nih, seseorang itu kayak 4 elemen di dunia.. inget avatar kan, ada Api yang semangat, Udara yang menyegarkan, Air yang menghanyutkan dan Bumi yang akomodatif. Itu jadul banget.

Nah, yang ampe sekarang masih ‘agak’ dipakai adalah konsepnya pak Hippocrates, 400 S.M : Yang ini pasti dah ga asing lagi,, Masih inget dengan kolerik, sanguinis , plegmatis dan melankolis kan. Nah, kayaknya sih nt pada dah paham nih (kalo ga paham tanya ane aja dah)

Lanjut ke Pak Carl. G Jung, 1921. Masih ada 4 kutub juga. Ada extrovert, introvert, thinking and feeling. I guess you have known it.

Kemudian konsep empat kutub di atas dikembangkan lagi oleh bang William moulton Marston 1928.. bisa disingkat DISC.
D: Dominant: Extro + Thinking
I : Influence : Extro + Feeling
S: Steady : Intro + Feeling
C : Compliance : Intro Thinking

Konsep DISC ini bukanlah kepribadian, jadi ini adalah tingkah laku dari seseorang yang di antara kepribadian dan lingkungannya. Jadi bisa lah berubah sesuai kondisi.

Dari penjelasan di atas nyambung ga??
Oke deh, ane coba untuk menjelaskan.

D :
Orang yang kayak gini nih, suka nanya, suka banget melihat hasil, ngasih keputusan dan arahan. Kerjaannya tuh ngatur aja. Pemimpin banget deh. Biasanya kamar si doi berantakan. “Ga biasa ah ngerjain yang sepele. Kalo ada orang lain yang ngerjain ngapain ane yang ngerjain. Mending ane ngerjain hal yang lebih penting dan wah.” Trus kalo foto sukanya majang yang lagi sendiri, mimpin demo, atau foto dengan orang besar. Doi tuh mencari kontrol. Makanya, kasih aja dia amanah jadi ketua. Ketua panitia, ketua acara, ketua tim, apapun deh, yang penting dia bisa ngontrol. Doi bakalan seneng banget. Dalam mencari lingkungan kerja, doi mencari kesibukan dan hal yang formal. Termotivasi banget kalau adanya prestasi. Bakalan dipajang di kamar tuh semua sertifikat.. (lebay mode: on)

I :
Lebih suka menerima, fokus pada diri sendiri , antusias dalam mengerjakan sesuatu dan suka popularitas.Rada cuek, tapi optimis banget. Nah, dia tuh entertaint banget lah. Kalo mau lihat fotonya, dia selalu pajang foto bersama teman2nya. Pokoknya dia mau menunjukkan bahwa dia diterima di segala tempat. Suka banget jalan2. Doi ini, suka mencari pengakuan. Jujur ya, si doi tuh suka banget dipuji, diakui keberadaannya. Makanya, kalau punya ODF kayak gini, sering2 tuh perhatiin apa sih perubahan dia hari ini, trus apresiasi deh. Nah, dia suka banget tuh. Si doi bakalan meningkatkan kualitasnya. Bakal jadi lebih baik lagi. Yakin deh, kalo dia merasa diakui, dia bakalan denger apa yang kamu bilang. Doi tuh suka kerja di lingkungan yang membuat dia terstimulasi, personal dan ramah. Termotivasi kalau ada pengakuan. Dia lebih fleksibel dan berwarna tuh hidupnya. Asyik dah..

S:
Sama. Lebih suka menerima. Dia mah fokusnya sosial. Yang penting orang seneng lah. Kerjasamanya bagus tuh dan sabar. Nah, ini bagusnya jadi staf, karena bisa mengimbangi si D yang tukang nyuruh2. Sang S ini bakalan nrimo2 aja dah. Gampang simpati dengan orang dan accomodating. Pokoknya yang penting aman terkendali. Dia tu suka banget kalo dia diterima di suatu komunitas. Doi paling suka kalau tidak dibeda2kan, pokoknya kalau kamu bisa mendekati si S ini, yakin deh kamu bakalan jadi sahabat setianya. Karena doi tuh ga banyak sahabat, dia bakalan milih siapa aja yang bisa menerima dia apa adanya. Sensitif banget sist.. (hati2..) Dia mencari lingkungan yang personal, tenang dan ramah.. Orangnya suka banget yang stabil2 aja (jangan pernah memberikan kejutan ya pada doi.. ga suka perubahan mendadak,, bakalan shock berat..)

C :
Suka nanya dia. Fokusnya pada proses. Perfeksionis, sistematik.. serem dah dengan dia.. Yang ditanya masalah trus (kalo kata Trainernya mukanya qodhoya trus). Dia tuh orangnya detail.. pas.. segalanya bakalan direncanakan. Nah, ni orang suka mencari akurasi. Bakalan kecewa banget tuh kalau dikritik, karena doi perfeksionis banget, ga mau ada satu pun yang salah dari orang lain apalagi dirinya. Nah, hati2 nih kalau dengan doi. Kalau mau kritik liat2 dulu. Jangan sampai nt membuat dia terkesan ‘salah’.  Dia mencari lingkungan yang terstruktur, rapi terorganisasi. Semuanya dipersiapkan matang2. mantab bener dah doi yang satu ini. Orangnya sangat menjunjung tinggi kebenaran.
Nah, dari mengenal tipe seseorang itu, kalau mau DF sesuaikan tuh dengan mereka.. ga semua orang bisa dikerasin, ga semua orang bisa dijadiin bawahan, tiap orang beda2 boy.. kalau dah kenal siapa nih ODF kita, tipenya apa nih.. nah susunlah strategi gimana caranya bisa mendekatkan diri, dan mempengaruhi tu orang..Jangan sampai salah ambil tindakan ya.. Dan biasanya orang punya dua tipe campuran.. nah.. disesuaikan juga tuh..
Oia.. bisa juga nih dipakai buat nyari calon pendamping.. ^^.. sesuaikan aja dengan tipe2nya.. Tapi, tetap ya, dien adalan no satu yang menjadi indikatornya.. urusan tipe2 ini gampanglah.. bisa diatur dan adaptasi..

Selamat diaplikasikan.. ^^..
Selamat membina..

Dan Selamat merekrut sebanyak2nya…

Ingat.. Nahnu du’at qabla kulli syai’… Semoga bermanfaat…^^..